Kembali ke Studi Kasus
Cerita Computer Vision

Tantangan Membangun Sistem QC Otomatis Berbasis Computer Vision

Pembelajaran dari integrasi model AI ke alur quality control yang membutuhkan stabilitas produksi.

Situasi sebelum sistem dibangun

  1. Proses masih bergantung pada alur manual atau sistem yang belum saling terhubung.
  2. Tim membutuhkan cara kerja yang lebih terstruktur dan mudah dipantau.
  3. Solusi harus tetap realistis dengan resource, waktu, dan kemampuan pengguna.

Fokus implementasi

  1. Mendahulukan fitur inti yang langsung menyelesaikan pain point utama.
  2. Membuat alur sederhana agar mudah dipakai oleh user operasional.
  3. Menyiapkan pondasi teknis agar sistem bisa dikembangkan setelah validasi.

Insight dari pengerjaan

  1. Teknologi hanya berguna jika cocok dengan workflow pengguna.
  2. Backend yang rapi membuat integrasi dan scaling lebih mudah.
  3. Project AI tetap membutuhkan desain sistem, monitoring, dan fallback yang matang.